Translate

Minggu, 10 Agustus 2014

My Sassy Girl (2008)

Starring: Jesse Bradford, Elisha Cuthbert, Austin Basis, Joanna Gleason

Perkenalan Charlie Bellow (Jesse Bradford) di awal film menjadi pembuka yang menarik, tapi tidak demikian dengan kisah keseluruhan film yang disadur dari serial Korea bertajuk sama. Pertemuan Charlie dengan Jordan Roark (Elisha Cuthbert) sedikit tidak wajar. Charlie begitu baik menolong Jordan yang mabuk dan pingsan di stasiun kereta namun kebaikan kadang mengancam bukan? Karena bukannya berterimakasih, Jordan malah selalu merepotkan Charlie. Patut diakui karakter Jordan benar-benar sulit dipahami. 
Anehnya, Charlie menganggap segala keanehan Jordan sebagai pesona. Entah bagaimana Charlie tidak pernah bisa menolak permintaan Jordan. Bersama Leo (Austin Basis) sahabatnya, Charlie menyimpulkan dirinya telah jatuh cinta.
Bagaimana dengan Jordan? Apa yang dipikirkan gadis itu ketika menampar Charlie? Atau memaksanya terjun ke laut? Bagaimana bisa Jordan memperkenalkan pria pilihan ayahnya pada Charlie? Atau meminta Charlie menulis surat dan menguburnya sebelum ia meninggalkannya? Mereka berpisah di stasiun dan berjanji untuk bertemu dan membaca surat mereka tepat setahun kemudian. 
Setahun berlalu dan takdir kadang tidak selalu berpihak. Jordan tidak menepati janjinya. Meski sedih tapi Charlie tetap percaya cintanya pada Jordan akan mengembalikan gadis itu padanya. Charlie memutuskan untuk hidup dan memenuhi permintaan Bibi Sally (Joanna Gleason) yang ingin memperkenalkannya pada seseorang. Bisa ditebak siapa orang itu?
Berbeda dengan serialnya, film ini menceritakan kisah yang lain. Mungkin tidak ingin terjebak dengan kesuksesan serialnya tapi malah membuat film ini datar dan sedikit membosankan. Karakter tokoh utamanya pun lain. Tidak begitu menarik tapi lumayan melihat Jesse Bradford yang cute.


Minggu, 03 Agustus 2014

Faster (2010)

Starring: Dwayne Johnson, Carla Gugino, Billy Bon Thornton, Oliver Jackson


Bebas dari penjara tidak membuat pria kekar ini berhenti melakukan kejahatan. Satu hari satu orang berhasil ditembaknya dengan sadis. Membuat polisi kelabakan dan meresahkan warga. 
Detektif Cicero yang ditugaskan menangani kasus ini menemukan motif sang pembunuh. Sebuah video ditunjukkannya pada Polisi (Billy Bob Thornton) yang menjadi rekannya. Video yang menggambarkan bagaimana seorang Driver (Dwayne Johnson) bisa menjadi sebengis itu. Video yang menayangkan alasan kenapa Driver itu begitu dendam pada target-targetnya.
Di tempat lain seorang Pembunuh bayaran (Oliver Jackson) siap melaksanakan tugasnya menghabisi Driver. Namun, kelambanannya membuat sang klien membatalkan perintah itu. Meski demikian, rasa penasaran membuatnya tidak melepas Driver begitu saja. Ia terus mengejar hingga tiba di sebuah gereja keliling, tempat target terakhir membacakan khutbahnya. 
Kedamaian dan iringan doa membuat Driver urung menembak target terakhirnya. Ia memutuskan untuk berhenti ketika Pembunuh bayaran itu tiba dan siap menembakkan pelurunya. Sebelumnya ia mengingatkan satu target yang luput dari kejaran Driver, seseorang yang menyewa Pembunuh bayaran untuk membunuh Driver. Kemudian Polisi datang.
Siapa seharusnya target terakhir Driver? Apakah ia berhasil menuntaskan dendamnya? Satu kisah yang menarik, meski sedikit kelam. Misterius pada awal tapi diakhiri dengan begitu jelas dan adil meski tidak sepenuhnya benar.

Sabtu, 02 Agustus 2014

The Spy Next Door (2010)

Starring: Jackie Chan, Magnus Scheving, Amber Valletta, Madeline Carroll, Will Shadley, Alina Foley

Jatuh cinta membuat Bob Ho (Jackie Chan) rela melakukan segalanya, termasuk melepas pekerjaannya sebagai agen mata-mata CIA yang ditugaskan oleh intelijen Cina. Maka, setelah menyelesaikan satu tugas terakhir, yakni meringkus sekelompok orang Rusia pimpinan Anton Poldark (Magnus Scheving) yang ingin menguasai kilang minyak, Bob Ho pun pensiun. 
Selanjutnya Bob Ho pun berkonsentrasi mendekatkan diri pada Gillian (Amber Valletta), terutama pada ketiga anaknya, yang tidak terlalu menyukai Bob. Kesempatan datang ketika Gillian terpaksa pergi meninggalkan rumah dan anak-anak untuk menjenguk ayahnya yang sakit. Meski tidak terlalu yakin tapi Gillian menerima tawaran Bob menjaga Faren (Madeline Carroll), Ian (Will Shadley), dan Nora (Alina Foley).
Ternyata pekerjaan itu lebih sulit daripada menjadi agen CIA, setidaknya begitulah menurut Bob. Faren yang tidak selalu menurut, Bill yang selalu bikin ulah, dan Nora yang hobi lari darinya membuat Bob kewalahan. Tak habis akal, Bob pun meminjam peralatan mata-mata CIA untuk mengawasi ketiga bocah. 
Masalah muncul ketika Poldark yang kabur dari penjara mengejar Bob yang dianggap telah mencuri filenya. Meski berusaha tapi Bob tidak bisa menyembunyikannya dari anak-anak bahwa ia adalah mantan agen CIA. Betapa sedihnya ia ketika mendengar Faren melapor pada Gillian tentang hal itu. Tentu saja Gillian marah dan memutuskan Bob.
Namun bagaimana jika anak-anak tidak mau melepas Bob? Ian yang bercita-cita sebagai mata-mata bahkan mulai memuja Bob. Faren pun mulai mengikuti apa kata Bob. Mereka bahkan berhasil bekerja sama mengalahkan Poldark dan kawanannya. Bisakah Bob terus bersama Gillian? 
Film yang menyenangkan, Nora begitu menggemaskan, bahkan kucing dan kura-kura pun bisa berakting indah di film ini. Ringan, lucu dan menarik. Sangat menghibur.

Rabu, 30 Juli 2014

Sang Pencerah (2010)

Starring: Ihsan Tarore, Lukman Sardi, Zaskia Adya Mecca, Slamet Rahardjo


Lahir di desa Kauman, Yogyakarta, di tengah keluarga kyai, keislaman Muhammad Darwis (Ihsan Tarore) tidak perlu diragukan lagi. Namun, melihat Islam disekitarnya yang dipadukan dengan unsur lain, seperti sesaji, mantra dan adat kejawen membuat Darwis miris. Pada usia yang masih terbilang muda Darwis mendapat restu orang tuanya untuk berangkat haji sekaligus menuntut ilmu di tanah suci. 
Sepulangnya dari Mekah, Darwis merubah namanya, sesuai dengan sertifikat yang diperolehnya, menjadi Ahmad Dahlan. Ia pun mulai menerapkan ilmu agamanya sebelum kemudian menikah dengan Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca).
Perubahan yang dibawa Haji Dahlan (Lukman Sardi) bukannya tanpa perlawanan warga. Arah sholat yang disesuaikannya dengan arah Ka’bah disanggah masyarakat. Ia bahkan dituduh kafir. Yang membuat Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) heran adalah keputusannya untuk mundur menjadi Khatib Masjid Gede, malah mengurus Langgar Kidoel yang jauh dari gengsi. Kyai Dahlan memilih untuk berdakwah secara sederhana. 
Keberangkatan haji yang kedua kalinya membuat Kyai Dahlan semakin mantap dengan niatnya mendidik masyarakat. Bergabung dengan Boedi Oetomo mengajarkan Kyai Dahlan bagaimana berorganisasi. Kemudian ia pun menawarkan diri mengajar Agama Islam di sekolah yang mayoritas muridnya adalah priyayi yang lebih mengenal bahasa Belanda daripada Bahasa Arab. Dan itu membuat warga kauman semakin membencinya. Tuduhan sebagai kafir diterima Kyai Dahlan dengan ikhlas. Dibantu murid-murid setianya Kyai Dahlan bertahan, bahkan bisa mendirikan Madrasah sendiri.
Dari sanalah cikal bakal Muhammadiyah terbentuk. Namun perjuangan belum selesai, karena banyak yang tidak memahami, Muhammadiyah hanyalah organisasi sosial bukan politik. Sebagian juga keliru menganggapnya sebagai agama atau keyakinan baru. Tanpa lelah Kyai Dahlan meluruskannya hingga saat ini bisa dilihat perjuangan Beliau tidak sia-sia. Sebuah karya yang cukup menghibur, sebuah kisah yang apik dari sosok luar biasa. Kyai Haji Ahmad Dahlan adalah Sang Pencerah.

Selasa, 29 Juli 2014

Hitman (2007)

Starring: Timothy Olyphant, Dougray Scott, Olga Kurylenko, Ulrich Thompsen

Pendidikan dan pelatihan keras disertai disiplin tinggi dilaksanakan untuk mencetak manusia tangguh yang bertugas membunuh target sesuai order. Sebagai penanda, sejak kecil mereka diberi tato barcode di belakang kepala, tanpa nama, hanya angka. Salah satunya adalah Agent 47 (Timothy Olyphant). Tugasnya menembak Belicoff, seorang petinggi Rusia dinyatakan gagal. Meski yakin telah tepat mengenai sasaran, namun kemunculan Sang Tokoh di televisi menimbulkan keraguan. 
Tugas berikutnya adalah membunuh saksi mata, seorang wanita muda yang sama sekali tidak pernah dilihatnya sebelum itu. Keraguan membuatnya mencari tahu siapa sebenarnya yang memberi tugas itu. Di tempat lain inspektur Mike Whittier (Dougray Sctott) dari interpol bersikeras untuk menangkapnya meski kepolisian Rusia telah menutup kasus tersebut.
Ketegangan berhasil dibangun sepanjang film. Hitman menampilkan sosok pria gentle yang sadis sekaligus religius. Perlengkapan yang memadai disertai kemampuan yang mumpuni membuat tokoh utama film ini begitu sempurna. Namun, benarkah ia tak terkalahkan? Bagaimana dengan godaan wanita seseksi Nika? 
Ya, Nika Boronina (Olga Kurylenko) adalah saksi mata yang dikambinghitamkan Mikhael Belicoff (Ulrich Thompsen), saudara kembar Sang Presiden, untuk menutupi kedoknya. Mikhael ingin menguasai apa yang dimiliki saudaranya dengan menggantikan perannya sebagai presiden. Bukannya dibunuh, Nika yang merupakan wanita simpanan Mikhael malah dimanfaatkan untuk menyerang balik Mikhael. Meski tidak selalu akur, tapi Nika dalam perlindungan Agent 47 sepenuhnya.
Satu demi satu korban berjatuhan, semuanya demi mengejar Mikhael. Hingga di pemakaman saudaranya, Mikhael tidak bisa lolos lagi, dan kesempatan itu tidak disia-siakan. Namun tidak ada jalan keluar, tidak ada pilihan kecuali menyerahkan diri pada pihak interpol atau... 
Satu kata: amazing. Meski tidak ada nama aktor papan atas Hollywood, tapi film ini tidak kalah serunya. Akhir kisahnya juga unpredictable. Para penggemar film action pasti tidak akan kecewa melihat film yang disadur dari game berjudul sama.