Translate

Sabtu, 21 September 2013

The Holiday (2006)

Starring: Kate Winslet, Cameron Diaz, Jude Law, Jack Black

Iris Simpkins (Kate Winslet) merasa dirinya ahli patah hati, karena meski pria yang dicintainya sudah meminang wanita lain, tapi Iris tidak pernah bisa membencinya, bahkan ia selalu ada saat dibutuhkan. Di tempat lain, Amanda Woods (Cameron Diaz) merasa dirinya tidak punya hati, karena meski berkali-kali putus cinta Amanda tidak pernah bisa menangis.
Kedua wanita itu bertemu di chatroom untuk bertukar rumah dalam rangka Liburan. Ya, keduanya merasa perlu berlibur di suatu tempat yang benar-benar baru. Jadi Iris berangkat ke Los Angeles, dan Amanda pun tiba di pondok mungil di pedalaman Inggris.
Di Los Angeles, Rose bersahabat dengan kakek-kakek tetangga Amanda yang cerdas dan Miles yang banyak membantu Iris. Sedangkan Amanda, ia sama sekali tidak betah tinggal di pondok yang sunyi, sampai ia bertemu pria mabuk, yang mendatanginya malam-malam, yang ternyata adalah kakak Iris. Amanda merasa kembali hidup dan semakin hidup saat tahu Graham (Jude Law) juga mencintainya.
Masalah pun muncul saat liburan harus diakhiri, apakah Amanda harus mengakhiri hubungannya dengan Graham juga? Bagaimana dengan Iris yang juga menemukan cinta barunya di LA?
Film ini menunjukkan bahwa cinta kadang datang di tempat dan waktu yang tak terduga, jadi jangan pernah menutup hati. Dengan aktris dan aktor yang cukup berkelas, film ini sayang untuk dilewatkan.


Prince of Persia: The Sands of Time (2010)

Starring: Jake Gyllenhaal, Gemma Arterton, Ben Kingsley, Richard Coyle

Diadaptasi dari seri game yang berjudul sama, bercerita tentang kebesaran negeri Persia dan konflik para pemimpinnya. Raja Persia memiliki 2 putra kesayangan, Tus dan Garsiv, dan Dastan seorang anak yang ditemukannya di jalan Hasaf, dan ketiganya menjadi Prince of Persia.
Suatu hari, Nizam (Ben Kingsley), adik kandung Raja Persia menemukan indikasi bahwa Negeri Alamut turut andil mempersenjatai musuh-musuh Persia. Hal tersebut memaksa Pangeran Tus (Richard Coyle), yang memegang pemerintahan sementara, untuk menyerang Kota Suci itu. Dipimpin Pangeran Dastan (Jake Gyllenhaal), Persia berhasil menaklukan Alamut. Bukan itu saja, Dastan juga menemukan belati ajaib yang ternyata milik Tamina (Gemma Arterton), Putri Alamut yang cantik.
Dalam perayaan kemenangan, Raja Persia tewas, dan Dastan dituduh sebagai pembunuhnya. Ia pun kabur diikuti Tamina.
Perjalanan mereka bukan tanpa rintangan, mereka sendiri pun selalu berseteru, hingga Dastan menyadari belati yang dibawanya merupakan sumber petaka yang menjadi alasan mengapa Nizam bersikeras untuk menyerang Alamut. Belati tersebut berisi pasir waktu yang dapat mengembalikan waktu sekaligus menghancurkan dunia.
Film ini cukup menarik: menegangkan sekaligus kocak, menggemaskan tapi tetap serius. Itu menurut saya, bagaimana pendapat yang lain?

Rabu, 11 September 2013

All About Steve (2009)

Starring: Sandra Bullock, Bradley Cooper, Thomas Haden Church, Holmes Osborne

Bercerita tentang pencarian jodoh seorang wanita lajang, Mary Horowitz (Sandra Bullock), yang bekerja sebagai pembuat TTS di sebuah koran lokal. Tentu saja, Mary sangat cerdas meski kadang agak aneh: ia selalu memakai bot merah panjang. 
Hari itu, Mary terpaksa setuju dengan ide orang tuanya untuk melakukan blind date. Tak disangka, pria yang datang pada malam itu bukan hanya sangat normal tapi juga sangat tampan. Mary pun jatuh cinta pada Steve (Bradley Cooper) yang bekerja sebagai cameraman di sebuah stasiun televisi. Namun sikap Mary yang berlebihan membuat Steve meninggalkannya pada malam itu juga.
Alih-alih kesal, Mary malah mengira Steve adalah benar-benar jodohnya. Ia membuat TTS all about Steve yang membuatnya dipecat, bahkan ia berusaha mengejar Steve di berbagai tempat dimana Steve bertugas yang selalu penuh kehebohan. Meski Steve selalu menyuruhnya pergi, tapi Mary pantang menyerah. 
Hingga tiba di suatu tempat dimana beberapa anak tuna rungu terjatuh di dalam sumur bekas tambang, Mary melihat Steve. Ia berlari menghampiri Steve dan bruk, Ia pun masuk dalam sumur itu. Menyedihkan sekaligus menghibur melihat pejuangan Mary keluar dari sumur. Berhasilkah? Apakah Steve akan menolongnya?
Pada akhirnya Mary menyadari bahwa cinta adalah membebaskan bukan mengintai, cinta adalah menemukan dan mengisi kekosongan bukan sebaliknya. Dan ia pun bisa melihat siapa soulmate-nya. 
Film ini bukan hanya kocak tapi juga memuat banyak pelajaran. Menarik, jadi jangan dilewatkan.

Senin, 09 September 2013

The Mechanic (2011)

Starring: Jason Statham, Ben Foster, Donald Sutherland, Tony Goldwin


Arthur Bishop (Jason Statham) adalah seorang 'mechanic', pembunuh bayaran, yang sangat profesional. Ia bekerja dengan cermat, penuh perhitungan, tanpa meninggalkan jejak atau alibi. Baginya itu sangat mudah, bayarannya pun lumayan, kebanyakan korbannya adalah orang-orang jahat kecuali Henry Mc Kenna (Donald Sutherland), sahabat sekaligus mentornya. Dean (Tony Goldwin) menugaskan Arthur membunuh Henry karena dianggap telah berkhianat.
Rasa bersalah, membuat Arthur peduli pada Steven (Ben Foster), anak laki-laki Henry yang sangat bandel. Perlahan Arthur mengajari Steven menjadi seperti dirinya. Tapi tidak mudah. Steven ceroboh dan selalu berulah, bahkan sering menggagalkan rencana yang sudah disusun Arthur dengan matang.
Plot mulai memuncak ketika Arthur mengetahui bahwa tugas membunuh Henry hanyalah akal-akalan Dean. Dan secara tidak sengaja Steven pun menemukan pistol milik ayahnya di garasi rumah Arthur. Dendam harus dibalaskan. Arthur dan Steven bergerak untuk menghabisi Dean, sementara Steven sendiri mencari celah untuk membunuh Arthur.
Menarik bukan? Film ini wajib ditonton bagi para penggemar action. Two thumbs up from me, what about you?

Jumat, 16 Agustus 2013

Letters to Juliet (2010)

Starring: Amanda Seyfried, Gael Garcia Bernal, Vanessa Redgrave, Christopher Egan.


Sophie (Amanda Seyfried), seorang pencari fakta, melakukan liburan pra-wedding bersama tunangannya Victor (Gael Garcia Bernal), seorang chef. Mereka memilih Verona, Italia, kota romantis yang terkenal dengan kisah Romeo dan Juliet. Tapi disana, Victor malah asyik bertemu dengan banyak supplier untuk restorannya, Sophie pun mencari kesibukan dengan berjalan-jalan di seputar kota. Hingga ia menemukan sebuah tempat dimana banyak wanita menulis surat, berisi curahan hati mereka, pada Juliet. Serunya, ternyata surat-surat tersebut dibalas oleh satu kelompok yang menamakan diri sebagai Sekretaris Juliet. Dan Sophie yang sangat ingin menjadi penulis diijinkan untuk ikut menjadi bagian dalam kelompok itu.
Suatu hari Sophie menemukan sepucuk surat yang sudah tersimpan selama 50 tahun di dinding, ia membalasnya dan terkejut saat si penulis surat, Claire (Vanessa Redgrave), mengunjunginya bersama  cucunya yang seumuran Sophie, Charlie (Christopher Egan). Kemudian, mereka bertiga berpetualang mencari Lorenzo, cinta sejati Claire yang lama hilang. Hingga Charlie menyadari bahwa diantara kekhawatirannya pada Claire dan kemarahannya pada Sophie terbersit cinta pada gadis itu.
Tentu saja film ini berakhir dengan 'happily ever after'. Tapi bagaimana jika Sophie harus kembali ke New York bersama tunangannya, sedangkan Charlie harus pulang ke London?
Meskipun alur ceritanya standar tapi film ini cukup menarik untuk ditonton sambil makan pizza. Coba saja! And give your comment!

Rabu, 14 Agustus 2013

Minggu Pagi di Victoria Park (2010)

Starring: Lola Amaria, Titi Sjuman, Donny Damara, Donny Alamsyah



TKI dan TKW yang banyak disebut sebagai Pahlawan Devisa, siapa yang tahu kehidupan mereka sebenarnya di negri orang? Film ini cukup vulgar membahas soal itu.
Mayang (Lola Amaria) terpaksa berangkat ke Hong Kong untuk mencari adiknya, Sekar (Titi Sjuman), yang lebih dulu menjadi TKW disana, tapi tak terdengar lagi kabarnya beberapa bulan terakhir. Di Hong Kong, di sela-sela pekerjaannya sebagai PRT, Mayang juga mencoba mengorek info tentang Sekar dari teman-temannya sesama TKW. Seperti diketaahui bersama, para TKW dari Indonesia banyak menghabiskan akhir pekannya untuk berkumpul di Victoria Park atau bertemu di Warung Budhe. Hingga ia bertemu dengan Vincent (Donny Alamsyah) dan berkenalan dengan Mas Gandhi (Donny Damara). Keduanya sangat baik dan sangat membantu Mayang. Dari mereka diketahui ternyata Sekar terlibat hutang yang lumayan besar tetapi ia tidak dapat pulang karena paspornya dipakai sebagai jaminan, sehingga harus mau bekerja apa saja untuk membayar hutang sekaligus bunganya.
Ada pula kisah tentang Sari, teman Mayang yang duitnya habis untuk membelikan aneka barang keperluan pacarnya yang mirip Shah Rukh Khan. Juga tentang Yati yang bunuh diri karena tak ingin menanggung hutang yang dibebankan cowoknya.
Dari situ Mayang sadar, setiap orang memiliki masalah masing-masing. Dibantu oleh Vincent dan Mas Gandhi, mereka pun berhasil menemukan alamat Sekar. Tapi apakah belum terlambat?
Film ini sangat mengena, bukan hanya karena pemeran dan pengambilan gambarnya saja yang apik tapi juga karena bahasa yang digunakan. Selain bahasa Indonesia dan bahasa kanton (karena syuting di Hong Kong), film ini juga banyak memakai bahasa Jawa Ngoko yang cenderung kasar. Film ini cukup beda dan menarik, ada yang mau berkomentar?

Senin, 12 Agustus 2013

From Paris With Love (2010)

Starring: Jonathan Rhys Meyers, John Travolta, Kasia Smutniak


 James Reese (Jonathan Rhys Meyers) adalah pegawai Kedutaan yang pintar dan jujur, hingga ia pun dipercaya menjadi agen rahasia CIA. Suatu malam ketika bertunangan dengan Caroline (Kasia Smutniak), kekasihnya, ia diminta atasannya untuk menjemput seorang teman di bandara.
Terkejut Reese mendapati Charlie Wax (John Travolta) yang ditunjuk atasannya sebagai patnernya, ternyata sangat brutal. Tetapi bersama Wax, banyak misi yang berhasil mereka selesaikan.
Dimulai dari penyelidikan mafia narkoba, Reese dipaksa untuk membawa guci yang berisi 5kg kokain oleh Wax, yang sibuk berduel dan baku tembak dengan para penjahat.
Pekerjaan itu akhirnya bisa dinikmati Reese setelah Wax memberitahu bahwa mereka harus membasmi teroris yang akan menyerang Kedutaaan. Hanya saja Reese tidak bisa percaya ketika Wax menuduh Caroline terlibat dalam sindikat teroris itu. Wax terus menunjukkan bukti-bukti yang mengarah pada keterkaitan Caroline sehingga Reese pun berpikir. Pencarian terus dilakukan, dan ketika Wax terkecoh, Reese malah berhasil menyelesaikan misi mereka.
Alih-alih drama romantis tentang sepasang kekasih, From Paris With Love, merupakan action movie tentang sepasang patner yang meski tidak selalu harmonis tapi cukup cocok dan saling melengkapi.
Whatever, pada akhirnya film ini saya nilai Bagus dan Wajib tonton. Any comment?